Langsung ke konten utama

Cinta dan Perasaan Yang Menemaninya

Bismillahirrohmanirrohim...


Ahh.. Selalu kau membuat aku merindu, Wahai...
Lelakumu tidak bisa diprediksi. Benar, bahwa wanita adalah makhluk yang paling tidak bisa diprediksi. Entah hal yang sudah, sedang atau akan dikerjakan. Bahkan hal-hal yang masih dalam pikiran, yang sudah diucapkan dan lain-lain itu tidak bisa diprediksi dari wanita. Dan aku sudah membuktikannya.

Tapi hal-hal seperti itu yang membuat aku menjadi kadang membara, kadang cemburu, kadang gelisah, khawatir dan lain-lain. Kau mampu memainkan perasaanku sehingga aku makin mencintaimu. :*

Dalam hal ini aku memang sangat sangat membosankan. Aku mengaku cinta tapi aku tidak mampu membuat mu merasakan hal-hal yang indah, lucu dan menggemaskan. Meski aku sudah cari cara, lakukan yang terbaik. Tetap saja kau yang selalu menjadikan hubungan ini menjadi lebih bergairah karena lelakumu.

Oh Wahai...
Kudengar bahwa wanita itu adalah 'wajah' Tuhan di dunia. Aku tahu, bahwa Tuhan tidak bisa disamakan dengan makhluknya tapi bukan hal itu yang ingin aku jelaskan. Dari kalimat tersebut aku dapat simpulkan bahwa wanita lah yang menjadikan kaum lelaki semakin mencintai Tuhan. Ya, dengan lelaku yang kamu perankan dalam #akting harianmu.

Kau sadar akan hal itu kan, Wahai? Bahwa hidup ini hanya sekedar #akting yang kita mainkan dari skenario semesta. Seperti yang aku alami hari ini. Aku mendapatkan dirimu tiba-tiba berkata padaku bahwa kau tidak yakin akan diriku. Ohhh... Padahal sudah sering aku mendengar hal itu dari mulutmu bahwa kau belum mencintaiku, bahwa kau tidak yakin akan hubungan ini. Tapi entah kenapa hari ini aku syok. Ahhh.. lagi-lagi aku kalah dalam menahan perasaan.

Ketika aku hampir pingsan karena hal itu, Tuhan memberikanku 'ilham' melalui kalam-Nya yang ada didekatku. Dibuatnya 'kuda besi' ku ngambek tidak mau jalan ketika aku akan mengajaknya pergi. Padahal baru kemarin dia aku ajak menicure-pedicure ala kuda besi di salah satu pendopo. Ehh lah kok paginya dia ngambek lagi?

Berjam-jam aku merenung dibawah matahari sambil memandangi laut di marunda, tempat Rahwana sering mengajak Sinta bercengkerama ketika merasa bosan berada di istana sepanjang hari. Aku bertanya pada Tuhan dalam diriku, apa yang hendak disampaikannya atas kejadian hari ini. Dan aku menemukan jawabannya, Wahai... Maukah kau membaca surat ini sampai habis? Aku ingin menceritakan hal ini padamu.

Begini isyarat dari Tuhan...
Bahwa cintaku kepadamu ini seperti cintaku terhadap 'kuda besi' ku. Aku mencintainya, meski ia tidak membalas dengan mengatakan I Love You Too. Aku diberi kekuatan untuk menjinakkannya sebagai kendaraanku. Aku ajak dia kemanapun aku pergi. Dia tahu apa saja yang aku lakukan sehari-hari. Dia juga yang menemaniku dengan tulus, meski dia tidak mengatakan bahwa dia tulus menemaniku dan bahagia selalu berada denganku.

Tapi suatu kali, dia akan sakit, lelah, rusak, tidak mau jalan dan lain-lain dan lain-lain. Lalu apakah itu karena dia tidak mau lagi bersamaku? Karena dia ingin aku mencari 'kuda besi' lain? Ternyata tidak, Wahai...

Ketika dia mengalami hal-hal yang sangat menyusahkanku, dia hanya ingin aku tetap menuntunnya, ingin melihat kecintaanku padanya disaat dia berada dalam kesulitan. Dia ingin aku menuntunnya meski peluh membasahi kening sampai mata kaki ku. Dan membawanya pada tempat yang tepat.

Oh Wahai...
Aku menitikkan airmata. Betapa bodohnya aku yang tidak bisa menangkap maksud dari lelakumu. Aku sadar bahwa kau adalah orang yang aku cinta dan aku tidak perlu menanti jawaban cinta juga darimu agar aku tetap mencintaimu. Aku mencintaimu apapun yang akan kau jawab nantinya. Itu tugasku.

Aku juga baru sadar, bahwa ketika kau membuat aku merasa lelah karena sikapmu. Nyatanya dalam hatimu, kau ingin melihat aku tidak menyerah padamu, kau ingin aku tetap pada keyakinan cintaku. Kau ingin aku tetap berada disampingmu, menuntunmu tetap berada dalam track. Bodohnya, aku baru sadar.

Oh Wahai...
Maafkan aku atas apa yang aku lakukan yang membuat perasaanmu menjadi tidak enak. Dan juga sok tahu ku tentang apa yang aku tulis ini. Aku hanya menerka-nerka apa yang ingin disampaikan Tuhan melaluimu. Dan aku tahu bisa saja ini semua salah, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa kebenaran terselip didalamnya. :)

Tapi yang jelas, aku tegaskan bahwa aku mencintaimu, tidak peduli kau membalas cintaku atau tidak. Cinta itu harus memiliki dan aku sudah memiliki. Memiliki cinta untukmu. Selamanya akan begitu sampai Tuhan berkata "Ayo, saatnya kalian hidup bersama sebagai sebuah keluarga".

Dibawah terik mentari bersama lautan
Yang Mengaku Kekasihmu. :*

Pos populer dari blog ini

Kifayatul Ghulam (Muqaddimah)

Bismillahirrohmanirrohim..
Malam sahabat! Mulai sekarang insyaALLAH ane mau sempatkan menuliskan terjemahan kitab Kifayatul Ghulam karangan Syekh Ismail Al-Minangkabawi. Pembacaan kitab ini biasanya dilaksanakan pada Ahad pertama dan ketiga setiap bulannya di Jakarta dengan teman-teman Hadroh Masjid Jami' Baiturrahman Cakung.
Tapi karena ane sekarang lagi tugas keluar pulau jadi ngaji Kitab diliburkan dulu. Oleh karena itu tergerak dari hati ane yang ingin melanjutkan pengajian kitab ini maka ane tuliskan di blog biar bisa dibaca sama yang lain juga. Tapi jangan salah-salah tafsir, kalo ada yang ragu antum bisa tanya ke ane langsung.

Mari kita mulai pembacaan kitab ini.
Inilah kitab KIFAYATUL GHULAM yang menjelaskan tentang Rukun Islam dan Syarat-syaratnya. Artinya ini kitab yang memadai bagi budak (orang) yang baru belajar. Ini kitab pada menyatakan rukun Islam yang lima dan syaratnya karangan MAULANA WA QUDWATUNA SYEKH ISMAIL ALMINANGKABAWI (semoga ALLAH merahmatinya dan memberikan …

Syarat Sah, Fardhu, Kesempurnaan dan Rukun Syahadat

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM...BAB. Syarat Sah, Fardhu, Kesempurnaan dan Rukun Syahadat Melanjutkan pelajaran kita pada bab sebelumnya pada kitab Kifayatul Ghulam yang masih muqaddimah. Sekarang kita masuk ke BAB syahadat. Kita pelajari satu-satu tentang syarat sah, fardhu, kesempurnaan dan rukun Syahadat. Sebelum kita mengetahui tentang apa saja yang membatalkan syahadat.
Kita langsung saja mulai pembahasan ini.
Bismillahirrohmanirrrohim....
Bermula Syarat Sah syahadat itu ada 4 perkara : DiketahuiDiikrarkanDitasdiq kanDiamalkanDemikianlah Syarat sah syahadat...
Adapun Fardhu Syahadat itu ada 2 perkara : Diikrarkan dengan lidahDitasdiq kan dengan hatiAdapun kesempurnaan Syahadat itu ada 4 perkara : MengetahuiIkrarTasdiqYakinDemikianlah kesempurnaan syahadat...
Adapun rukun Syahadat itu ada 4 perkara : Meng- ITSBAT-kan Dzat ALLAHMeng- ITSBAT-kan Sifat ALLAHMeng- ITSBAT-kan Af'al ALLAHMeng- ITSBAT-kan kebenaran RasulullahDemikianlah rukun syahadat...
Hanya sedikit yang saya sampaikan malam ini, m…

Sungai Je'ne Berang

Bismillahirrohmanirrohim..
Malam Sobat,
Bagaimana kabar kalian hari ini? Puasa di hari ke-9 nya lancar gak? Pasti lancar donk ya? hehe. Oh ya sobat, ga nyangka saya di Makassar sudah 27 hari (sampai hari ini) mulai dari keberangkatan saya tanggal 3 juli-saat ini tanggal 29 Juli 2012. Lama juga ya? kangen juga sama keluarga di Jakarta sobat. Ane melalui hari-hari di bulan Ramadhan sampai tanggal ini dengan makan sahur dan buka sendirian kalau ga diajak buka sama teman kantor. Emang berasa sedih kadang-kadang sobat! apalagi pas bangun sahur sendirian yang biasanya ane di bangunin ama Ummi ane sekarang mah bangun sendirian. :(
Tapi bukan itu yang mau ane post malam ini. Sesuai judul di atas SUNGAI JE'NE BERANG.