Langsung ke konten utama

Jantung dan Katup Kanan

Bismillahirrohmanirrohim...


Selamat malam wahai pencinta...
Sudah berkali-kali aku mengulang membaca cerita tentang jantung dan katup kanan, juga berkali-kali aku memahami keperihan didalam setiap detakan jantung. Berkali-kali juga aku jatuh tersungkur dalam ketidakpahaman makna "mengapa katup kanan kau paksa pergi?"

Ya... aku tahu kalian akan bertanya "Apa maksud yang kau tulis ini, Cak?"

Hei, aku hanya ingin memberitahumu tentang kisah ini, dimulai dari Jantung dan Katup Kanan yang tidak saling membutuhkan satu sama lain, tidak saling menyadari bahwa akan saling menyakitkan jika mereka tidak lagi bersama. Kumulai cerita ini dengan mengutip tulisan jantung saat-saat keperihan yang dia rasakan dan tumpahkan melalui tulisan yang ditemukan katup kanan dikemudian hari.

Kau tahu? Jantung merelakan katup kanannya untuk "didonorkan" kepada jantung lain yang membutuhkan, katanya. Meski sebenarnya katup kanan memaksa untuk tetap tidak pergi, namun dengan segala cara jantung sedikit "memaksa" katup kanan untuk pergi dengan jantung yang lain yang membutuhkan, katanya. Ahhh...

Kau tahu? bahwa katup kanan pergi dengan jantung lain yang pernah melukainya, itupun karena kesalahpahaman yang entah sengaja dicipta atau memang sengaja direncanakan untuk membuat katup kanan pergi dari jantung yang dicintainya saat itu? Tidak ada yang tahu! hanya Tuhan dan Jantung yang tahu.

Semenjak saat itu, Jantung dan Katup Kanan terlibat dalam jalinan yang rumit. Disatu sisi keduanya ingin tetap bersama tapi disisi lain Jantung ingin melihat Katup Kanannya bahagia dengan Jantung lain yang lebih membutuhkan kasih sayang, katanya. Berhari-hari, berbulan-bulan dan hampir saja setahun berlalu katup kanan hidup bersama Jantung lain dan hanya mampu melihat Jantung yang "dekat" dengan Katup Kanan lain.




Saat-saat itulah yang membuat hari-hari Katup Kanan menjadi perjuangan keras untuk hidup terbiasa tanpa Jantung yang ia cintai dan menahan kepedihan melihat Jantung memalingkan wajah setiap bertatap mata dengannnya. Menahan sakit melihat Jantung 'bermesraan' dengan Katup Kanan lain. Oh wahaiiiii....

Lalu tiba-tiba, Katup Kanan dikhianati lagi oleh Jantung barunya yang katanya lebih membutuhkannya. Dia ditinggalkan karena Jantung baru itu mencintai Katup Kanan lain. Betapa pedihnya lagi bahwa dia tanggung beban itu sendirian, tanpa belaian Jantungnya. Jantung terlihat bahagia bersama hidupnya dan Katup Kanan hanya mampu menaruh asa, hanya mampu menuliskan aksara ditubuhnya berharap Jantung melihatnya kembali. Tersirat menyampaikan pesan "Wahai Jantungku, kini aku butuh dekapanmu aku ingin mencium lagi wangimu..."

Namun apa daya, jantung tidak menghiraukannya sedikitpun. Harapan itu tetap tumbuh meski tahu bahwa Jantung itu mungkin tak akan menerimanya lagi untuk tinggal dan berteduh didalam Jantung. Katup Kanan bercerita padaku, bahwa dia tidak mampu memulai apapun karena lidahnya tercekat ketika berhadapan dengan Jantung. Dia berharap bahwa Jantung mampu menerimanya kembali sebelum ia membusuk dan mati.

Ironis sekali memang, ketidakpahaman kita akan CINTA dan KASIH SAYANG membuat kita tidak akan memahami jalan cerita yang dituliskan tuhan terhadap dua makhlukNYA ini. Maukah kau membantuku untuk menyampaikan pesan Katup Kanan kepada Jantungnya? Jika ia, bacalah pesan dari Katup Kanan ini dan teruskan ke Jantungnya...

Ohhh wahai Jantungku,
ini katup kananmu...
Kau seperti waktu, bisa kurindukan namun tak mampu kembali
aku ingin sampaikan

Ahhh... aku tidak bisa menambal jantung manapun
Mau kah kau menerimaku kembali?
Aku tahu pasti jawabanmu TIDAK
Coba kau tanyakan dulu pada Mu yang didalam Mu

Masihkah aku katup kananmu?
Masihkah aku menjadi "penambalmu"?
Oh wahai yang wanginya aku kenal
Oh wahai yang cintanya tidak terlihat

Ajarkan aku untuk memulai kembali
Memulai cerita bahagai Jantung dan Katup Kanan lagi
Darimana harus kumulai kata untuk sampaikan rindu ini
Oh wahai Jantungku...

Jawablah, semua pertanyaan cintaku ini
Kabarilah bahwa kerinduan ini akan berjumpa
Siramilah aku agar tak tampak lagi luka itu
Jika tiba saatnya maka rengkuhlah aku

Julurkan tanganmu
Ambillah aku
Angkatlah aku
Jadikan Katup Kananmu

"Jantung dan Katup Kanan"
Di pembaringan.
11 Maret 2015

Pos populer dari blog ini

Kifayatul Ghulam (Muqaddimah)

Bismillahirrohmanirrohim..
Malam sahabat! Mulai sekarang insyaALLAH ane mau sempatkan menuliskan terjemahan kitab Kifayatul Ghulam karangan Syekh Ismail Al-Minangkabawi. Pembacaan kitab ini biasanya dilaksanakan pada Ahad pertama dan ketiga setiap bulannya di Jakarta dengan teman-teman Hadroh Masjid Jami' Baiturrahman Cakung.
Tapi karena ane sekarang lagi tugas keluar pulau jadi ngaji Kitab diliburkan dulu. Oleh karena itu tergerak dari hati ane yang ingin melanjutkan pengajian kitab ini maka ane tuliskan di blog biar bisa dibaca sama yang lain juga. Tapi jangan salah-salah tafsir, kalo ada yang ragu antum bisa tanya ke ane langsung.

Mari kita mulai pembacaan kitab ini.
Inilah kitab KIFAYATUL GHULAM yang menjelaskan tentang Rukun Islam dan Syarat-syaratnya. Artinya ini kitab yang memadai bagi budak (orang) yang baru belajar. Ini kitab pada menyatakan rukun Islam yang lima dan syaratnya karangan MAULANA WA QUDWATUNA SYEKH ISMAIL ALMINANGKABAWI (semoga ALLAH merahmatinya dan memberikan …

Syarat Sah, Fardhu, Kesempurnaan dan Rukun Syahadat

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM...BAB. Syarat Sah, Fardhu, Kesempurnaan dan Rukun Syahadat Melanjutkan pelajaran kita pada bab sebelumnya pada kitab Kifayatul Ghulam yang masih muqaddimah. Sekarang kita masuk ke BAB syahadat. Kita pelajari satu-satu tentang syarat sah, fardhu, kesempurnaan dan rukun Syahadat. Sebelum kita mengetahui tentang apa saja yang membatalkan syahadat.
Kita langsung saja mulai pembahasan ini.
Bismillahirrohmanirrrohim....
Bermula Syarat Sah syahadat itu ada 4 perkara : DiketahuiDiikrarkanDitasdiq kanDiamalkanDemikianlah Syarat sah syahadat...
Adapun Fardhu Syahadat itu ada 2 perkara : Diikrarkan dengan lidahDitasdiq kan dengan hatiAdapun kesempurnaan Syahadat itu ada 4 perkara : MengetahuiIkrarTasdiqYakinDemikianlah kesempurnaan syahadat...
Adapun rukun Syahadat itu ada 4 perkara : Meng- ITSBAT-kan Dzat ALLAHMeng- ITSBAT-kan Sifat ALLAHMeng- ITSBAT-kan Af'al ALLAHMeng- ITSBAT-kan kebenaran RasulullahDemikianlah rukun syahadat...
Hanya sedikit yang saya sampaikan malam ini, m…

Sungai Je'ne Berang

Bismillahirrohmanirrohim..
Malam Sobat,
Bagaimana kabar kalian hari ini? Puasa di hari ke-9 nya lancar gak? Pasti lancar donk ya? hehe. Oh ya sobat, ga nyangka saya di Makassar sudah 27 hari (sampai hari ini) mulai dari keberangkatan saya tanggal 3 juli-saat ini tanggal 29 Juli 2012. Lama juga ya? kangen juga sama keluarga di Jakarta sobat. Ane melalui hari-hari di bulan Ramadhan sampai tanggal ini dengan makan sahur dan buka sendirian kalau ga diajak buka sama teman kantor. Emang berasa sedih kadang-kadang sobat! apalagi pas bangun sahur sendirian yang biasanya ane di bangunin ama Ummi ane sekarang mah bangun sendirian. :(
Tapi bukan itu yang mau ane post malam ini. Sesuai judul di atas SUNGAI JE'NE BERANG.