Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan pos dari Maret, 2015

Oh Wahai, Kekasih

Bismillahirrohmanirrohim...
Tadi pagi, seperti biasa kubangun dengan wajahmu yang selalu kuingat. Kulihat handphone tapi yang kudapati wajah cantikmu di wallpaper hape ku. Ah, aku lupa, aku sendiri yang memasangnya meski tanpa seijinmu. Hahaha. Andai saja setiap aku bangun benar-benar sosok dirimu yang tersenyum seperti itu dan menyiapkan sarapan pagi. Ohhh.... pasti indahnya.
Tapi, aku tahu diri. Itu kan hanya hayalanku. heuheuheu. Tapi sekali lagi aku ingin memberitahumu, bahwa istikharahku menghasilkan wajahmu, sosokmu, senyummu, tingkah lakumu, sentuhanmu dan dirimu. Ya dirimu. Aku harus bercerita seperti apalagi. Kau tak acuh. Aku pun malu.
Sempat aku bersujud dalam keheningan dan meminta kepada Yang Maha Kuasa untuk memperjelas tanda-tanda ini. But, apalagi yang aku dapat. Bayangan wajahmu semakin sering muncul dalam mimpiku, dalam nyataku. Ahh, aku tidak terganggu dengan hal itu tapi malah membuatku menjadi semakin yakin.
Jika kau berani mengganggu mimpiku, maka aku pun 'member…

Bahkan

Bismillahirrohmanirrohim...
"Setiap hari kita tidak pernah lepas dari yang namanya dosa", itu Abuya yang bilang saat kami mengaji beberapa jumat yang lalu. Lalu seperti biasa saya dan beberapa sahabat masih duduk-duduk sambil mengobrol selesai mengaji. Sambil membahas hal-hal tentang apa saja yang asyik di obrolin biar mata ga ngantuk.
Dan seperti biasa, aku yang menjadi lelaki tertua di obrolan itu selalu menjadi pendengar setia dari keluh kesah, kekesalan, gosip dan lain-lain dari mereka yang masih remaja. Meski sesungguhnya aku ini juga masih remaja loh! Etssss, jangan mengejek begitu. Ini serius, aku masih memegang jabatan Ketua Remaja Masjid. Itu tandanya aku adalah remaja paling 'tua'. Oke, oke, ya tua. Tapi remaja kan?
Sudah, sudah, balik ke topik.
Obrolan-obrolan malam itu sungguh mengasyikkan. Tapi ada hal yang membuatku tertarik. Dari beberapa cerita yang mengalir dari mulut para pencari Tuhan ini, sampai juga tentang manusia yang memiliki sifat "Gue ga ma…

Bayanganmu? Siapa Kau?

Bismillahirrohmanirrohim...
Aku selalu memulai tulisan dengan menyebut Nama Tuhan Yang Kasih dan Sayang Nya Meraja, aku akan terus memulainya dengan Nama Nya karena hanya Dia yang aku sembah dan aku memohon pertolongan.
Malam ini aku masih terpagut dengan tugas-tugas yang memaksaku pulang selarut ini. Kertas-kertas berantakan disekitar meja, telepon berdering, complaint dan keseharian lainnya. Sehari-hariku selalu bekerja seperti ini, Kekasih, selain sebagai 'tugas suci' demi keluarga ini juga sebagai salah satu kegiatan untuk mengisi waktuku yang kosong.
Tapi malam ini terasa beda, entah kenapa bayangan wajahmu selalu muncul dalam pikiranku. Hatiku pun berdegup cepat sejak sore. Sudah kucoba tepis, ehh malah bayanganmu muncul dengan senyum membuatku menjadi lebih gila lagi. Sebenarnya apa yang ingin kau sampaikan?


Kata orang tua dulu, jika kita tiba-tiba memikirkan seseorang itu berarti orang tersebut juga tengah memikirkan kita. Apakah begitu wahai Bidadariku? Aku percaya itu, t…

Petunjuk

Bismillahirrohmanirrohim...
Sudah berkali-kali aku jatuh tersungkur berkalang sajadah di sepertiga malam, sekedar bertanya pada Tuhan Yang Maha Penyayang akan "untuk siapa kerinduanku ini?". Dan berkali-kali pula wajahmu datang ke mimpiku dengan berbagai cara. Pun dengan berbagai cara pula aku menyangkalnya, apakah benar dirimu?
Aku berjalan setiap pagi memenuhi panggilan-panggilan Kasih dari para penyeru. setiap seretan sandal jepitku terdengar isak tangis penyesalan. Penyesalan akan petunjuk dari Yang Maha Penyayang, apakah benar dirimu?
Ternyata aku sadar aku tak sanggup menahan ini sendirian. Ingin aku berkata langsung pada sosok mu yang teguh bak keperkasaan para Sparta dari Yunani, bahwa aku selalu bermimpi tentang dirimu. Bahwa Tuhan berbicara padaku, pria yang terombang-ambing karena rindu Nya. Tapi selalu aku termangu, lidahku kelu! akhirnya kusampaikan pesan-pesan itu melalui jari-jariku yang coba menuliskan petunjuk dari Tuhan ini. Tapi? Apa yang kulakukan, aku malah…

Jantung dan Katup Kanan

Bismillahirrohmanirrohim...
Selamat malam wahai pencinta... Sudah berkali-kali aku mengulang membaca cerita tentang jantung dan katup kanan, juga berkali-kali aku memahami keperihan didalam setiap detakan jantung. Berkali-kali juga aku jatuh tersungkur dalam ketidakpahaman makna "mengapa katup kanan kau paksa pergi?"
Ya... aku tahu kalian akan bertanya "Apa maksud yang kau tulis ini, Cak?"
Hei, aku hanya ingin memberitahumu tentang kisah ini, dimulai dari Jantung dan Katup Kanan yang tidak saling membutuhkan satu sama lain, tidak saling menyadari bahwa akan saling menyakitkan jika mereka tidak lagi bersama. Kumulai cerita ini dengan mengutip tulisan jantung saat-saat keperihan yang dia rasakan dan tumpahkan melalui tulisan yang ditemukan katup kanan dikemudian hari.
Kau tahu? Jantung merelakan katup kanannya untuk "didonorkan" kepada jantung lain yang membutuhkan, katanya. Meski sebenarnya katup kanan memaksa untuk tetap tidak pergi, namun dengan segala cara j…